IKLAN SPONSOR
Buka
'Seperti AS, China Juga Punya Hak untuk Berkembang' Post Reply 
Mode View ▽ Thread Tools ▽ Beri Rating ▽
02-20-2019, 05:45 PM
Post: #1
474

Point: Rp. 23,718
Rank:
'Seperti AS, China Juga Punya Hak untuk Berkembang'


[Image: f7754e97-7bcb-4033-971b-6cf0bc885eff_169...p;amp;q=90]


Beijing, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) harus menghormati hak China untuk berkembang dan menjadi makmur, kata diplomat pemerintah China kepada delegasi AS yang berkunjung ke negaranya. Sang pejabat juga menegaskan bahwa pintu China untuk menuju dunia luar akan terbuka lebih luas.

Dua negara ekonomi terbesar di dunia itu sudah memulai putaran perundingan perdagangan terbaru mereka pekan ini untuk menyelesaikan perang dagang, di mana masing-masing negara telah menerapkan tarif impor terhadap satu sama lainnya.

Amerika Serikat menuduh China melakukan praktik dagang yang tidak adil, termasuk transfer teknologi paksa. Namun, tuduhan itu telah dibantah China.


Saling menghormati dan kerja sama adalah pilihan yang tepat bagi kedua negara, sesuatu yang masyarakat internasional harapkan untuk terjadi, kata Anggota Dewan Negara Wang Yi kepada delegasi AS yang terdiri dari para pemimpin bisnis dan mantan pejabat, di Beijing, Selasa (19/2/2019).

PILIHAN REDAKSI
Cermati 'Suasana Kebatinan' di Washington
Simak Bocoran Topik Diskusi Dagang AS-China Pekan Ini
Donald Trump Tebar Optimisme, Indeks Shanghai Dibuka Menguat

"Sama seperti Amerika Serikat, China juga memiliki hak untuk berkembang, dan rakyat China juga memiliki hak untuk memiliki kehidupan yang baik," kata kementerian luar negeri mengutip Wang, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu.

"Pihak AS harus mengakui bahwa pembangunan China adalah kepentingan dunia, dan juga Amerika Serikat. Hanya dengan melihat perkembangan China sebagai peluang bagi Amerika Serikat, ini dapat membantu menyelesaikan masalah-masalah tertentu, termasuk masalah perdagangan dan ekonomi," kata Wang, melansir Reuters.

[Image: e9654b10-fffc-4dfe-9a41-47db861be706.jpeg?a=1]

Reformasi dan langkah-langkah China untuk membuka ekonominya sejalan dengan kebutuhan pembangunannya, dan pintu-pintunya ke dunia luar akan semakin terbuka luas, tambahnya, mengulangi janji pemerintah sebelumnya.

"Selama China dan Amerika Serikat secara proaktif saling bertemu melakukan pembahasan, maka perdagangan dan kerja sama ekonomi masih dapat memainkan peran untuk menyatukan hubungan China-AS," katanya.

Delegasi AS yang mengunjungi China termasuk mantan Penasihat Keamanan Nasional AS Stephen Hadley, Wakil Presiden Eksekutif Kamar Dagang AS Myron Brilliant, dan Presiden Kamar Dagang Pusat China A. Jeremie Waterman.

Pada hari Selasa, Presiden Donald Trump mengatakan pembicaraan dagang dengan China berjalan baik dan mengatakan dia terbuka untuk memperpanjang kembali batas waktu 1 Maret untuk menyelesaikan negosiasi, dengan mengatakan itu bukan tanggal yang "kaku".

Tarif impor China senilai US$ 200 miliar terancam akan naik menjadi 25% dari 10% pada 1 Maret jika kedua negara tidak mampu mencapai kesepakatan untuk menghentikan perang dagang mereka, tetapi Trump telah beberapa kali mengatakan bahwa ia akan bersedia untuk menunda tenggat waktu tersebut.

Negosiasi di Washington minggu ini dilakukan satu minggu setelah diadakan pembicaraan di ibu kota China, yang berakhir pekan lalu tanpa kesepakatan. Tetapi, para pejabat kedua negara mengklaim telah memiliki kemajuan pada beberapa masalah utama.



Source:https://www.cnbcindonesia.com/news/20190220133714-4-56634/seperti-as-china-juga-punya-hak-untuk-berkembang

[Image: 198103833000202.gif?r480x480]
(This post was last modified: 02-20-2019 05:57 PM by Putri Asnita.)
Offline
Like Post Quote
« Next Oldest | Next Newest »


Forum Jump:


User(s) browsing this thread: 1 Guest(s)